Sabtu, 22 Oktober 2011

kristen adalah agama berhala menurut para pakar kristen sendiri

kristen adalah agama berhala menurut para pakar kristen sendiri

Berikut ini disalinkan apa adanya dari buku Darah dan Penebusan Dosa
karangan M. Hasem hal. 31 - 41.


Edward Carpenter berkata:

Alangkah menakjubkan persamaan dan perserupaan dalam segala hal-hal
ini dengan riwayat Yesus dalam kitab-kitab Injil.


Sering orang bertanya, mengapa Yesus dipandang sebagai tuhan Juru
Selamat Penebus Dosa. Pertanyaan serupa ini diajukan oleh orang awam
yang tidak mengetahui latar belakang sejarahnya.


Dr. Davies telah mengatakan dengan tepat:


Yang tidak diketahui si Awam, tetapi diketahui si Sarjana ialah bahwa
banyak tuhan-tuhan kafir pada zaman Yesus dan sesudahnya mana terdapat
tuntutan-tuntutan yang sama dan dalam nama-nama siapa dikhotbahkan
doktrin-doktrin yang sangat serupa. Mithra adalah Juru Selamat umat
manusia; demikian pula Tammuz, Adonis dan Osiris[1].


Tuhan-tuhan kafir yang ada di sekitar wilayah penyebaran agama Kristen
pada awal pertumbuhannya, banyak sekali persamaan-persamaannya dengan
riwayat hidup Yesus yang digambarkan dalam Bibel. Banyaknya
persamaan-persamaan ini sangat menarik perhatian para sarjana untuk
mempelajari riwayat dan ajaran-ajaran agama itu serta
memperbandingkannya dengan riwayat dan ajaran-ajaran Yesus.


Sehubungan dengan ini Edward Carpenter berkata:


Ketika Yesus dari Nazaret hidup, atau dianggap hidup, dan selama
berabad-abad sebelum itu, daerah-daerah di sekitar laut tengah
merupakan panggung sejumlah kepercayaan-kepercayaan kafir dan
ritus-ritus (upacara keagamaan/ upacara suci; peny.) agama kafir.
Kuil-kuil yang tak terhitung jumlahnya dipersembahkan kepada
tuhan-tuhan seperti Apollo dan Dionysos bagi bangsa Yunani, Adonis dan
Attis di Frigia dan Suriah; Osiris, Isis dan Horus di Mesir; Baal dan
Astarte di Babilonia dan Kartago, dan sebagainya. Kelompok-kelompok
besar dan kecil mengumpulkan kepercayaan-kepercayaan itu dan
pengabdian serta kebaktian atau upacara-upacara agama, yang termasuk
kepada tuhan mereka masing-masing dan dalam kepercayaan mereka
terhadap tuhan-tuhan mereka itu. Dan bagi kita adalah suatu kenyataan
yang luar biasa pentingnya, bahwa kepercayaan-kepercayaan mereka dan
upacara-upacara agama mereka dalam garis-garis besarnya; walaupun
tidak identik namun sangat menyolok persamaan-persamaannya ...[2]




Sekedar gambaran singkat, berikut ini kami sajikan riwayat sekilas
dari tuhan-tuhan atau dewa-dewa itu.


Osiris


Menurut Esayis dan biografis Plutarchus (46 - 120 M) yang mencatat
riwayat hidup tuhan-tuhan itu, Osiris lahir dalam gua pada hari ke 361
dihitung dari permulaan tahun, yakni 27 Desember. Osiris ini adalah
tuhan Bapa Mesir, salah satu oknum ketuhanan Tritunggal Mesir kuno. Ia
mengajarkan kepada manusia tentang kelemah-lembutan dan kehalusan.
Tetapi ia dikalahkan oleh Typhon, dicincang-cincang dan mati dengan
mencurahkan darah untuk Penebusan dosa. Kata Plutarchus, "Hal ini
terjadi pada tanggal 17 bulan Atyr, ketika Matahari membentuk
Scorpion. Jasadnya dimasukkan ke dalam peti dan dikuburkan, tetapi
kemudian, pada tanggal 19 bulan Atyr itu juga ia bangkit lagi dari
kubur. Dengan kata-kata lain, ia mati sebagai Juru Selamat Penebus
dosa, dengan mencurahkan darahnya dan bangkit lagi pada hari ketiga.


Osoris ini sebenarnya tuhan bangsa Mesir, tetapi kepercayaan orang
kepadanya tersebar sangat luas ke wilayah-wilayah disekitar Laut
Tengah.



Isis


Ia juga salah satu oknum Tritunggal Mesir kuno, lahir dalam gua.
Seperti tuhan-tuhan Juru Selamat Penebus dosa lainnya, ia juga mati
menebus dosa, dikuburkan lalu bangkit lagi dari kuburnya. Pemujaan
kepada tuhan Isis ini meluas sampai ke Eropa. Bahkan tempat yang
sekarang dikenal dengan Notre Dame di Paris dengan katedralnya yang
sangat mahsyur itu dahulu asalnya dari rumah penyembahan kepada Isis.
Isis ini adalah tuhan perempuan atau dewi dan pemujaan kepadanya
sangat mirip dengan pemujaan kepada Maria dengan segala macam
patung-patungnya.



Horus


Horus adalah putra tunggal dari Osiris dan Isis. Ia lahir dalam gua.
Ia mati dibunuh dan mencurahkan darah sebagai Juru Selamat untuk
menebus dosa dengan darahnya, dikuburkan, tetapi kemudian ia bangkit
lagi dari kuburnya. Gambar-gambar tentang Horus dalam pangkuan Isis
sebagai ibu tuhan ialah, menurut para ahli, yang masuk ke dalam gereja
dalam bentuk Yesus dengan sang dara Maria.



Attis


Attis ini anak Cybele, ibu tuhan yang dipuja di Frigia, wilayah di
Turki sekarang, yang dahulunya menjadi wilayah penyebaran agama
Kristen awal, oleh Paulus dan kawan-kawannya. Attis terbunuh dengan
disalibkan pada sebatang pohon dan mati menebus dosa dengan darahnya,
kemudian bangkit lagi dari kubur. Setiap tahun kematian dan
kebangkitannya diperingati secara besar-besaran dengan menyalib
seorang pendeta yang dianggap seperti penjelmaan Attis. Pengaruh
langsung kepercayaan ini kepada Paulus tidak dapat disangkal.
Kisah-kisah Attis sangat menyerupai kisah Yesus.



Dalam kata-kata Arthur Weigall:


Attis adalah sang Gembala yang baik, putra Cybele. ... Tetapi ketika
menjelang dewasa ia mengorbankan dirinya sendiri dan berdarah hingga
mati di bawah pohon jarum-jarum suci. Di Roma upacara perayaan
kematian dan kebangkitan diperingati pada setiap tahun dari tanggal 22
sampai 25 Maret. ... Pada perayaan itu sebatang pohon jarum-jarum
ditebang pada tanggal 22 Maret dan pada batang pohon dikaitkan satu
boneka dari tuhan itu. Dengan demikian maka Attis 'mati tergantung
pada sebatang pohon' menurut uangkapan Bibel. Boneka ini kemudian
dikuburkan pada suatu pekuburan. Tanggal 24 Maret adalah Hari Darah,
dimana Imam Besar, yang tidak lain dari inkarnasi Attis sendiri,
meraih darah dari lengannya dan mempersembahkan darah itu sebagai
darah korban manusia, dan dengan demikian mengorbankan darahnya
sendiri. Hal ini mengingatkan kita kepada kata-kata dalam Surat kepada
Orang Ibrani: "Yesus telah datang sebagai Imam Besar ... bukan dengan
membawa darah domba dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa
darahnya sendiri ... mendapatkan penebusan yang kekal bagi kita." Pada
malam itu pendeta-pendeta pergi ke kuburan dan mendapatkan kuburan itu
bercahaya dari dalam dan pada saat itu ditemukan bahwa kuburan itu
kosong, karena tuhan itu telah bangkit lagi pada hari ketiga sesudah
matinya dan pada tanggal 25 hari kebangkitan itu dirayakan dengan
sangat gembira ria, dengan semacam jamuan makan suci dan calon-calon
mereka disucikan dan mereka dianggap telah dilahirkan kembali[3].



Adonis


Ia dibunuh oleh Typhoon sang Babi Hutan, tetapi bangkit hidup lagi
pada musim semi. Pada waktu itu sungai Orantes pasang dan warna airnya
kelihatan berwarna merah. Disana orang-orang mengadakan upacara pada
tepi sungai dengan kepercayaan bahwa warna merah dari sungai itu
adalah darah Adonis yang tercurah dan mengalir untuk menebus dosa
manusia.


Pemujaan kepada Adonis ini sangat diperhatikan oleh penduduk Antiochia
dan Siprus serta wilayah-wilayah sekitar Mediterania lainnya
(sedangkan Antiokia merupakan basis awal penyebaran Kristen; peny.).
Frazer menceritakan tentang pesta-pesta upacara yang diadakan di Asia
dan di negeri-negeri di bawah kekuasaan Yunani, yang dilakukan setiap
tahun.



Kata Frazer:


Patung-patung yang diberi pakaian, yang menyerupai mayatnya dibawa
untuk dikuburkan dan kemudian dilemparkan ke laut atau sumber-sumber
air. Pada beberapa tempat kebangkitannya dirayakan pada esok harinya
... Ia dianggap telah hidup lagi dan naik ke langit, disaksikan oleh
pemuja-pemujanya[4].



Arthur Weigal menulis:


Salah satu tempat kedudukan yang pertama-tama dari agama Kristen ialah
Antiochia, tetapi di kota ini setiap tahunnya diperingati kematian dan
kebangkitan tuhan Tammuz atau Adonis, nama yang disebut terakhir ini
semata-mata berarti 'Tuhan' saja. Tempat di Betleham yang dipilih oleh
orang-orang Kristen zaman dahulu sebagai tempat kelahiran Yesus
(karena tidak mengetahui dimana sebenarnya tempat kejadian itu) tidak
lain dari pada tempat suci tuhan kafir ini dahulunya, sebagaimana
Santo Jerome, Bapa Gereja (340 - 420 M) terkejut mendapatkan kenyataan
yang menunjukkan bahwa Tammuz atau Adonis sangat dikacaukan dalam
pikiran orang dengan Yesus Kristus. Menurut kepercayaan mereka, tuhan
itu menderita maut secara kejam, turun ke neraka Hades, kemudian naik
kelangit; dan perayaan peringatan terhadap tuhan itu, seperti yang
dilakukan pada berbagai negeri, matinya diratapi, boneka tubuhnya yang
telah mati dipersiapkan untuk dikuburkan setelah dibaptiskan dengan
air dan diurapi, dan pada hari berikutnya kebangkitannya diperingati
dengan penuh ria, kata-kata 'Tuhan telah bangkit' itu sendiri boleh
jadi dipergunakan. Perayaan tentang kenaikan ke langit yang disaksikan
oleh pemuja-pemujanya merupakan babak terakhir pesta itu[5].



Mithra


Mithra lahir dalam gua pada tanggal 25 Desember. hari lahir Mithralah
yang dipinjam oleh gereja sebagai Hari Natal atau hari kelahiran
Yesus. Hal ini tidak tersangkal oleh siapapun. Bahkan Santo Agustinus,
dalam pedebatannya dengan si Yahudi yang bernama Trypho, tidak
menyangkal kenyataan ini ketika ia berkata:


Kami merayakan hari ini sebagai hari suci; bukan sebagai kelahiran
orang-orang kafir merayakan hari Matahari, tetapi kelahiran Dia yang
menciptakan Matahari itu.


Hari Minggu yang dijadikan hari suci Kristen, sebagai ganti hari Sabat
yang Sabtu itu, tidaklah lain dari hari suci bagi agama Mithra, agama
pemujaan Matahari. Bekas-bekasnya masih kita lihat dengan myata pada
istilah nama hari itu sendiri: Sunday (Inggris), Sonntag (Jerman),
Zondag (Belanda) - Sun = Sonn = Zon, yang berarti Hari Matahari.


Mithra adalah tuhan Matahari yang banyak dipuja pada berbagai nama.
Segala keterangan yang bersangkutan dengan kepercayaan yang bertalian
dengan ilmu falak, seperti pertandaan bintang pada saat kelahiran
Yesus, tanggal-tanggal kelahiran Maria dan Yahya pembabtis, tanggal
kenaikan Yesus ke surga, kenaikan Maria kelangit, perlambangan Yesus
sebagai anak domba, pengkudusan dengan darah lembu dan domba, serta
ratusan macam keprcayaan lainnya, berasal dari agama Mithra.


Mithra adalah tuhan Juru Selamat Penebus dosa. Mithra mengorbankan
lembu suci yang darahnya menyucikan dan menebus segala dosa manusia.
Namun lembu itu tidak lain dari penjelmaan atau inkarnasi Mithra
sendiri. Upacara pohon terang yang sangat terkenal itu dahulunya
adalah upacara Mithra.



Anak-anak dewa atau putra-putra lainnya yang dipuja di wilayah
Mediterania adalah Dionysos, Hercules, Apollo, Helios, Hyacinth,
Zagreus, Marduk dan Zandan. Mereka semua adalah Juru Selamat Penebus
dosa dengan darah; semuanya mati dengan mencucurkan darah korban,
kemudian bangkit lagi dan naik ke langit. Riwayat dewa-dewa, anak-anak
tuhan ini, tidak jauh berbeda dari tuhan-tuhan yang disebut
sebelumnya, yang berarti pula erat persamaannya dengan riwayat Yesus.
Bahkan pusat pemujaan Zandan adalah kota Tarsus, kota kelahiran
Paulus, orang yang mula-mula menyiarkan bahwa Yesus itu tuhan dan Juru
Selamat penebus dosa dengan darah.



Krisna


Putra dewa ini pun dilahirkan dalam kandang sapi. Kelahirannyapun
diperlihatkan oleh tanda-tanda perbintangan. Ia anak manusia, tetapi
berbapa Brahma, tuhan Bapa dalam Hinduisme.


Ketika lahir, Krisna hendak dibunuh oleh Kansa; Yesus hendak dibunuh
oleh Herodes. Dalam perhitungan belum lama berselang ternyata bahwa
Herodes, yang menjadi wakil raja roma di Palestina itu, telah
meninggal sekurang-kurangnya empat tahun sebelum tahun pertama Masehi,
tahun kelahiran Yesus, sehingga beralasanlah orang yang mengira bahwa
cerita tentang pembunuhan kanak-kanak oleh Herodes ini hanyalah suatu
paksaan untuk penyesuaian dengan dongeng-dongeng Mithra dan Krisna
tentang ancaman pembunuhan anak itu.


Demikian banyaknya persamaan riwayat Yesus dengan Krisna, sehingga
Swami Abhedananda, seorang Hindu yang mempelajari agama Kristen
berkata:


Pada inkarnasi tuhan yang terkenal dikalangan orang Hindu, termasuk
Krisna, Buddha, Rama dan lain-lain. Apabila seorang Hindu membaca
riwayat dan ajaran-ajaran Yesus Kristus yang dinyatakan dalam
Injil-Injil Sinoptik dan membandingkannya dengan riwayat dan
ajaran-ajaran Krisna dan Buddha, maka persamaa-persamaan kedua
penulisan itu sangat menakjubkan hingga pada bagian-bagian yang
terkecil, dari naiknya bintang-bintang (pertanda kelahiran Yesus)
hingga kebangkitannya dan kenaikannya ke langit. Krisna hidup 1.400
tahun sebelum Kristus, dan Buddha lahir 547 tahun sebelum Yesus
Kristus[6].


Persamaan-persamaan riwayat dan ajaran Yesus Kristus dan Krisna tidak
tersangkal. Seorang misioner berkebangsaan Jerman, setelah melihat
persamaan-persamaan antara keduanya, menulis sebuah buku di mana ia
menuduh bahwa para penganut agama Hindu telah meniru riwayat dan
ajaran Yesus.



Misioner W. Dilger itu berkata:


Er ist uber allen zweifel erhanben, dasz die Gemeinsamen Einzelzuge
aus dem neuen Testamen entlehnet sind (sama sekali tidak dapat
diragukan bahwa persamaan itu berasal dari peminjam dari Injil
Perjanjian Baru[7].



tuduhan Dilger yang menggelikan ini tidak dibiarkan begitu saja.



Plange berkata:


Namun bagaimana mungkin dikatakan demikian, sementara tidak terdapat
keraguan bahwa legenda-legenda Krisna berasal dari jaman Buddha, dan
tiada pula keraguan bahwa Buddha hidup sekitar 500 tahun sebelum
Yesus?[8]



Plange kemudian mengingatkan akan kata-kata Hopkins:


Apabila orang memikirkan betapa tua asal-usul legenda-legenda ini,
maka tidak akan ada keraguan bahwa cerita-cerita ini telah dipinjam
dari Hindu[9].



Tentulah sejarah tidak dapat berkata lain dari yang telah ditegaskan
Abhedananda, Plange, dan Hopkins itu.



Dari Bhagawad Gita, kita kutipkan pernyataan Krisna:


Ritus-ritus yang diperintahkan kitab-kitab Weda serta upacara-upacara
yang dilakukan untuk roh nenek moyang, ramuan penyembuhan dan makanan,
mantra, mentega suci: Akulah korban itu dan akulah api ke mana korban
itu dipersembahkan[10].


Matinya Krisna sama pula dengan matinya Yesus. Krisna mati
digantungkan atau disalibkan pada pohon dan ditombak hingga mati.
Krisna bermahkota ketika dipakukan pada pohon itu. Sehubungan dengan
itu, Plange mengatakan:


Keduanya mati sebagai korban. ... Keduanya naik kelangit sesudah
matinya, setelah tugas selesai. keduanya dijadikan tuhan oleh para
penganut agamanya[11].



Syiwa


Syiwa adalah oknum ketiga Tritunggal atau Trimurti dalam kepercayaan
Hindu. Kepadanya sering dikorbankan darah berratus-ratus manusia
bersama nyawanya. Tetapi manusia yang dikorbankan untuk Syiwa itu
tidaklah lain dari inkarnasi Syiwa sendiri. Terhadap ratusan nyawa
manusia yang disembelih dalam pemujaan kepada Syiwa, dewa itu berkata
kepada Brahma (dewa Bapa):


Akulah korban itu sebenarnya; Akulah yang kamu sembelih di atas
altar-altarku[12].



Odin


Odin adalah tuhan dikalangan bangsa-bangsas Skandinavia. Ia termasuk
salah satu oknum Tritunggal menurut kepercayaan Skandinavia purba.
Agama ini banyak pula pengaruhnya di bagian lain wilayah Eropa Utara.
Kepada Odin sering dikorbankan manusia yang digantung dan disalibkan.
Tetapi Odin tidak puas dengan korban-korban manusia itu saja, sehingga
ia sendiri mengorbankan dirinya.


Dalam Havanal tuhan itu berkata:


Aku tahu bahwa aku digantungkan pada pohon yang dihembus angin selama
sembilan malam penuh; dilukai dengan tombak, dipersembahkan kepada
Odin, dari aku kepada aku sendiri[13].

PERJANJIAN SUNAT

Perhatikan bagaimanaasal mula perintah bersunat yang diwahyukan Allah melalui Nabi Ibrahim dalam Alkitab sbb:

Kejadian 17 :9-14
(9)Lagi firman Allah kepada Abraham: “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun. (10) Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus di sunat; (11) Haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (12) Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki diantara kamu, turun temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. (13)Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. (14) Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”
Dari bunyi firman Allah tersebut sangatlah jelas bahwa khitan atau sunat itu wajib hukumnya, karena bagi yang tidak bersunat ancamannya dihukum mati.
Sebagian besar umat Kristen mengatakan bahwa dengan kedatangannya kedunia ini , dia (Yesus) telah meniadakan “sunat daging” dan telah menggantikannya atau memperbaharui dengan ajaran “sunat hati” Padahal jelas sekali bahwa “sunat hati” itupun bukan ajaran Yesus dalam Perjanjian Baru, tetapi ajaran nabi Musa dalam Perjanjian Lama.
Perhatikan ayat Alkitab sbb:
“Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.” (Ulangan 10:16)
Ini membuktikan bahwa “sunat daging” dan juga “sunat hati “ adalah dua perintah yang berbeda, bukan saling menggantikan satu sama lain, dan sama-sama sudah ada dan diajarkan dalam kitab Perjanjian Lama, jauh sebelum Yesus lahir ke dunia ini.
Saking pentingnya sunat (khitan) ini, Allah mengancam bagi siapapun yang tidak mentaati peraturan-Nya dengan hukuman mati.
Tetapi anehnya, justru umat Kristiani tidak menggubrisnya, bahkan tidak memperhitungkannya sebagai suatu keharusan atau kewajiban untuk melakukannya. Tetapi ada juga diantara mereka yang mengatakan bahwa sunat itu hanya tradisi umat Yahudi saja. Itu merupakan alasan dicari-cari sekedar untuk membenarkan kesalahan. Tradisi itu ialah suatu perbuatan yang tidak ada dasar hukumnya (dalilnya), karena dianggap baik, kemudian dilestarikan kemudia dipelihara. Tetapi khitan bukan Tradisi, sebab dalilnya jelas ada. Alkitab mengatakan bahwa bukan Yahudi juga harus disunat. Perhatikan ayat berikut ini:
Kisah Rasul 15:5
Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya, datang dan berkata: “Orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.”
Coba kita renungkan betapa beratnya ancaman Allah dalam Alkitab bagi orang-orang tidak melaksanakanatau yang melanggar hukum sunat Tidak tanggung-tanggung bagi yang mereka yang melanggarnya diancam Allah dengan hukuman mati!
“ Dan orang yang tidak disunat , yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” (Kej 17:14)
Terbukti semua umat Islam sunat (khitan). Bahkan hanya untuk merayakan sunat (khitan), banyak umat Islam yang mengadakan pesta besar-besaran dalam rangka mensyukuri nikmat Allah, karena anaknya telah dikhitankan. Bahkan anak orang Islam yang belum disunat pada usia mulai dewasa, sering membuat anak itu minder karena dicemoohin sama teman-temannya. Ada juga didaerah tertentu, ketika anaknya disunat, saking bersyukurnya karena telah mengadakan acara khitanan, anaknya diarak keliling kampung dengan naik kuda atau delman/bendi.
Inilah bukti bahwa umat Islamlah pengikut sunnah nabi Ibrahim as. Yesus di khitan/sunat, umat Islam khitan, tapi umat Kristiani tidak berkhitan. Kalau begitu yang mengikuti Yesus (nabi Isa as) siapa?
Bahkan Barnabas dalam Injilnya menulis dengan jelas dan tegas sabda Yesus tentang khitan atau sunat:
Barnabas 22:2 Yesus menjawab: “Sungguh kukatakan kepadamu bahwa anjing lebih mulia dari seorang yang tidak bersunat”
Barnabas 23:15 Yesus bersabda: “Manusia yang tidak menyunat tubuhnya akan Aku cerai beraikan dia dari kalangan keluarga-Ku untuk selama-lamanya”
Barnabas 23:17 Kemudian Yesus berkata:”Tinggalkan ketakutan itu orang yang tidak mengerat kulupnya , karena dia diharamkan dari surga Firdaus”
Ayat-ayat tentang khitan/sunat dalam Injil Barnabas sangat sesuai dengan firman Allah kepada nabi Abraham dalam kej 17:14 tadi yaitu:
“Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”
Ada alasan lain mengapa sampai umat kristiani tidak mewajibkan khitan/sunat kepada umatnya? Jawabannya karena ulah Paulus dalam beberapa surat kirimannya dia menulis sbb:
Galatia 5:2 dan 6 (2) Sesungguhnya aku, Paulus, berkata kepadamu: Jikalau kamu men-yunatkan dirimu , Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu. (6) Sebab bagi orang-orang yang ada didalam kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai suatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.
Coba bandingkan larangan berkhitan/sunat dari Paulus menurut Alkitab berbahasa Inggris dari berbagai versi sebagai berikut:
……………………….
Dalam ayat lain Paulus juga melarang bersunat, sebagaimana dalam surat kirimannya kepada jemaat di Korintus sbb:
1 Korintus 7:18-19
(18) Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tanda-tanda sunat itu,. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat. (19) Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah.
Keempat versi Alkitab berbahasa Inggris tersebut, tujuan maknanya sama, yaitu larangan Paulus untuk berkhitan. Walaupan terlihat berbeda dalam mengartikulasikannya, tetapi tujuannya sama.
Sekaran bagaimana larangan bersunat oleh Paulus, menurut bahas-bahasa daerah:
……………
Ajaran Paulus dalam surat Kirimannya kepada jemaatnya didaerah Korintus tersebut, sangat bertentangan dengan firman Allah dalam Taurat/Musa. Allah mewajibkan khitan/sunat, bahkan bagi yang tidak bersunat di ancam hukuman mati (kej 17: 14). Orangtua Yesus juga tunduk dan patuh, maka anak mereka Yesus disunat (Lukas 2:21) sesuai apa yang Alllah perintahkan. Tetapi giliran Paulus, dia melarang orang bersunat. Bahkan katanya jika orang menyunatkan dirinya, Yesus tidak berguna bagi dirinya, padahal Yesus sendiri sunat, dan dia sendiri sunat, dan dia sendiri jaga sunat tepat pada hari kedelapan.
Filipi 3:4-5 Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku (Paulus) lebih lagi:disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israil, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi.3
Lukas 2:21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.
Penjelasan: Yesus disunat karena mengikuti perintah Tuhannya pada Kejadian 17 melalui nabi Ibrahim. Semua orang yang mengaku umat Muhammad dan beragama Islam, pasti disunat karena mengikuti sunnah nabi Ibrahim as. Tapi umat Kristen tidak menjadikan sunat/khitansebagai suatu ketetapan/kehaursan, padahal menurut Alkitab sunat itu wajib hukumnya.

PENEMUAN MUMI FIR'AUN DAN KEBENARAN ALQURAN

Pada tahun 1898 M, Loret telah menemukan mummi di Thebes di lembah raja-raja –Wadi al-Muluk–, mummi tersebut terindentifikasi sebagai jenazah dari Fir’aun Merneptah yang dipastikan sebagai anak dari Fir’aun Ramses II.
Di samping ditemukan mummi dari Merneptah juga ditemukan mummi dari Ramse...s II dalam keadaan utuh.
Merneptah adalah Fir’aun yang mengejar-ngejar nabi Musa hingga ke laut dan mati tenggelam di laut, sedang Ramses II adalah fir’aun yang hidup persis sebelumnya, kedua-duanya hidup pada masa nabi Musa as.
Kemudian, pada tanggal 8-7-1907, Elliot Smith membuka perban-perban mummi Merneptah untuk memeriksa badannya. Kemudian Elliot Smith mengarang buku The Royal Mummies pada tahun 1912, dalam buku tersebut dijelaskan, ketika Eliot Smith membuka perbanperban mummi pada tahun 1907, mummi tersebut dalam keadaan baik dan utuh walaupun ada kerusakan di beberapa bagian. Setelah Eliot Smith meneliti mummi tersebut pada 1907, mummi tersebut dipamerkan di musium Cairo dengan kepala dan leher terbuka tanpa perban supaya setiap pengunjung dapat melihat dengan nyata, sedang badannya ditutup kain sedemikian rupa supaya dapat terlindungi dari kerusakan karena kelembaban udara dan bakteri.
Yang paling penting dan berharga dengan penemuan mummi Merneptah dan hasil penelitian Eliot Smith yang menyaksikan mummi Merneptah secara utuh adalah, sebagai bukti materiil secara utuh jenazah dari raja Fir’aun yang mati tenggelam di laut.
Bukti itu sangat penting, karena menyangkut kemukjizatan Al-Qur’an dan menyangkut eksistensi Alkitab sebagai kitab umat Kristiani. Masih ingat dengan film Mummi ?, film itu telah mengalihkan perhatian kita akan kemukjizatan Al-Qur’an, supaya kita membicarakan mummi dari sisi harta karun yang terpendam dan menjauhkan kita untuk membicarakan mummi sebagai bukti ilmiah kebenaran Al-Qur’an, dan supaya orang tidak memperhatikan bukti ilmiah dari keragu-raguan dalam Alkitab. Mari kita kaji kisah tenggelamnya fir’aun dari kisah Bible/Alkitab dan kisah dari Al-Qur’an.
Tenggelamnya Fir’aun Dalam Bible
Kisah bermula dari perintah Tuhan kepada nabi Musa as untuk membebaskan orang-orang Israel dari penindasan raja Fir’aun dan sekaligus mengeluarkan mereka dari Mesir.
Nabi Musa as dibantu nabi Harun as menghadap ke Fir’aun, guna meminta kepada Fir?aun untuk membawa orang-orang Israel keluar dari Mesir yang berarti melepaskan orang-orang Israel dari kekuasaan raja Fir’aun. Tetapi Fir’aun menolak permintaan nabi Musa as tersebut.
Tuhan mengulangi lagi perintahnya kepada nabi Musa as, waktu itu nabi Musa as sudah berumur 80 tahun. Nabi Musa as menunjukkan kepada Fir’aun bahwa dirinya mempunyai kepandaian supranatural, namun hal ini tidak membuat Fir’uan melunak. Kemudian Tuhan mengirim siksaan berupa air sungai berubah menjadi darah, timbulnya katak-katak, nyamuk, wabah penyakit kepada manusia dan hewan, kegelapan dan kematian bagi bayi-bayi yang lahir pertama kali. Tetapi hal ini masih belum menaklukkan hati Fir’aun untuk membiarkan orang-orang Israel keluar dari Mesir atau melepaskan dari kekuasaannya.
Akhirnya, nabi Musa tidak meminta izin Fir’aun untuk membawa 600.000 orang Israel keluar dari Mesir. Jumlah tersebut belum termsuk anak-anak sehingga bila mereka ikut dihitung jumlah keseluruhan orang-orang Israel yang diajak nabi Musa as keluar Mesir adalah berkisar antara 2 juta hingga 3 juta jiwa.
Kemudian berangkatlah orang Israel dari Raamses ke Sukot, kira-kira enam ratus ribu orang laki-laki berjalan kaki, tidak termasuk anak-anak. Keluaran 12:37
Pada waktu itulah Fir’aun mengejar nabi Musa as beserta pengikutnya, dengan menggunakan 600 kereta dan kudanya yang terbaik dari Mesir, dan setiap kereta dikendarai dua orang perwira.
Fir’aun beserta pasukannya berhasil mengejar nabi Musa as dan pengikutnya, keadaan nabi Musa terjepit, didepan terbentang lautan dan dari bela-kang terdesak ribuan pasukan fir’aun.
Adapun orang Mesir, segala kuda dan kereta Firaun, orang-orang berkuda dan pasukannya, mengejar mereka dan mencapai mereka pada waktu mereka berkemah di tepi laut, dekat PiHahirot di depan Baal-Zefon.
Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat ketakutanlah orang Israel dan mereka berseru-seru kepada TUHAN, Keluaran 14:9-10
Dan ketika dalam keadaan kritis:
Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. Keluaran 14:21
Maka melintaslah nabi Musa as dan pengikutnya, kemudian disusul oleh fir’aun dan tentaranya, Namun Fir’aun dan tentaranya berjalan sangat lambat karena roda keretanya berputar miring terseok-seok dan nabi Musa sa beserta pengikutnya berlari meninggalkan mereka jauh. Setelah itu atas perintah Tuhan nabi Musa as mengulurkan kembali tangannya ke laut, maka :
Berbaliklah segala air itu, lalu menutupi kereta dan orang berkuda dari seluruh pasukan Firaun, yang telah menyusul orang Israel itu ke laut; seorang pun tidak ada yang tinggal dari mereka. Keluaran 14:28
Fir’aun beserta pasukannya tewas dalam lautan, tak seorangpun yang hidup. Tuhan telah mencampakkan Fir’aun kedalam lautan dan membiarkan tubuhnya musnah dalam lautan :
Dan mencampakkan Firaun dengan tentaranya ke Laut Teberau! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Mazmur 136:15
air menutupi para lawan mereka, seorang pun dari pada mreka tiada tinggal Mazmur 106:11
Dari kisah tersebut, point yang dapat kita ambil adalah :
1. Jumlah 2 juta sampai 3 juta orang-orang Israel yang melarikan diri keluar Mesir nampaknya sangat berlebihan. karena jumlah sebesar itu, resiko kematian d itengah padang pasir yang amat terik tentu sangat tinggi, ini merupakan angka yang bombastik. Apalagi mereka tidak mempunyai persediaan makanan dan air yang cukup.
2. Mayat Fir’aun dimusnahkan dalam lautan
Tenggelamnya Fir’aunI Dalam Al-Qura’n?
Kisah bermula pada kekafiran, kesombongan dan keingkaran bangsa Mesir yang mengikuti Fir?aun dalam menentang Allah SWT dan nabinya Musa as dan yang menindas bangsa Israel, padahal telah nyata petunjuk bagi mereka dan telah diperlihatkan kejadian-kejadian luar biasa kepada mereka sebagai tanda kekuasaan Allah SWT, tetapi hati mereka tidak mau sadar, tidak mau kembali kepada kebenaran dan beriman kepada Allah SWT.
Sangat sedikit yang beriman dari orang-orang Mesir, ada yang mengatakan hanya tiga orang yang beriman, yaitu istri Fir?aun, seorang dari pengikut Fir’aun dan seorang pemberi nasehat.
Karena, Fir’aun dan bangsanya tetap ingkar dan sombong, Nabi Musa as meminta kepada Fir’aun untuk meniggalkan Mesir beserta orang-orang Bani Israel, namun Fir?aun menolak permintaan ini. Maka turunlah perintah Allah SWT :
Dan sesungguhnya telah Kami wahyukan kepada Musa: “Pergilah kamu dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil) di malam hari, maka buatlah untuk mereka jalan yang kering di laut itu, kamu tak usah khawatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam)”. QS. 20:77
Maka pergilah nabi Musa as bersama-sama kaumnya Bani Israel pada malam itu juga, dan pada pagi harinya, tidak ada seorangpun dari kaum nabi Musa as yaitu Bani Israel yang tertinggal di Mesir, mereka telah pergi meninggalkan Mesir.
Pagi harinya, mengetahui orang-orang Israel telah meninggalkan Mesir, Fir’aun sangat marah dan segera mengumpulkan tentaranya, kereta dan kuda yang ada di seluruh wilayah Mesir untuk mengejar nabi Musa as dan orang-orang Israel. Dengan marah Fir’aun berkata kepada pasukannya :
Orang-orang itu berjumlah tidak banyak, dan sesungguhnya, mereka telah benar-benar membuat kita marah?
Kemudian setelah tentara dan kuda-kuda terkumpul, diberangkatkanlah pasukannya mengejar Nabi Musa as dan Bani Israel.
”Maka Fir’aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit. Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: “Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul”. Musa menjawab:”Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Rabbku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku”. QS: 26:60-62
Ketika pengikut nabi Musa as dalam keadaan ketakutan karena akan segera tersusul, turunlah firman Allah SWT :
Lalu Kami wahyukan kepada Musa:”Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”.Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. QS. 26:63
Maka melintaslah nabi Musa beserta kaumnya Bani Israel, dan Fir’aun beserta pasukannya menyu-sul dibelakannya. Ketika Nabi Musa as dan pengikutnya sampai di daratan yang tinggi dan Fir’aun beserta pasukannya masih ditengah-tengah lautan, maka datanglah pertolongan Allah SWT kepada nabi Musa as :
Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya. Dan Kami tenggelamkan golongan yang itu. QS. 26:65-66
Tenggelamlah Fir’aun beserta pasukannya dan tak seorangpun terselamatkan nyawanya termasuk Fir’aun. Namun Fir?aun saat-saat akhir menjelang kematiaanya, dia baru sadar atas keingkarannya dan dia sempat mengucapkan kalimat tauhid dan berserah diri kepada Allah SWT :
hingga bila Fir’aun itu hampir tenggelam berkatalah dia:”Saya percaya bahwa tidak ada Ilah melainkan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. QS. 10:90
Dengan perngakuan Fir’aun tersebut, Allah SWT berkenan menyelamatkan mayat Fir?aun agar tidak sampai hancur di dalam lautan, dan agar tubuh fir’aun yang dibiarkan utuh tersebut dapat menjadi pelajaran bagi manusia kelak :
Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami. QS. 10:92
Begitulah, Allah SWT menjaga tubuh Fir’aun tetap utuh walaupun tertelan lautan, untuk menjadi pelajaran dan sebagai tanda-tanda kekuasaan-NYA bagi orang-orang yang datang sesudahnya, bukan hanya kisah tenggelamnya Fir?aun yang menjadi pelajaran dan sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah SWT, tetapi tubuh fisiknya juga.
Satu point yang dapat diambil dari kisah tenggelamnya fir’aun dalam Al-Qur’an , yaitu : mayat Fir’aun dijaga utuh oleh Allah SWT.
Arkeologi Membuktikan Kebenaran Al-Qur’an
Alkitab menyatakan tubuh Fir’aun telah musnah karena tenggelam di lautan, sedang Al-Qur’an menyatakan Tubuh Fir’aun tetap utuh dan selamat walaupun tenggelam di lautan, di sisi lain dari dunia sejarah khususnya bidang arkeologi, telah menemukan mummi yang diindentifikasi sebagai jasad dari tubuh Fir’aun yang mengejar-ngejar nabi Musa as dan tenggelam di lautan.
Temuan arkeologi ini, membuktikan apa yang dinyatakan Al-Qur’an tentang tubuh Fir’aun yang dijaga utuh oleh Allah SWT adalah benar-benar terjadi pada 2000 tahun sebelum Al-Qur?an itu sendiri menyatakannya. Dan temuan arkeologi ini secara bersamaan menyangkal apa yang dinyatakan Alkitab bahwa tubuh Fir’aun telah musnah di lautan.
Bukti kebenaran Al-Qur’an ini, sekaligus menjelaskan bahwa :
1. Al-Qur’an bukanlah bikinan Muhammad saw, karena, apa yang dikisahkan Al-Qur’an tentang tubuh Fir’aun yang dijaga utuh oleh Allah SWT adalah terjadi sekitar 2000 tahun sebelumnya, mustahil Muhammad saw mengetahui kejadian tersebut. Dan ketika Al-Qur’an menyatakan tubuh Fir’aun dijaga utuh untuk menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahnya, sama sekali tidak ada bukti riil dari jasad Fir’aun pada saat itu. Bukti tubuh utuh Fir’aun baru ditemukan sekitar 1300 tahun setelah Al-Qur’an menyatakannya yaitu tahun 1898 M. Tidak ada yang mampu membuat kisah seakurat itu, kecuali yang merencanakan kisah itu terjadi yaitu Allah SWT.
2. Alkitab hasil campur tangan manusia, karena apa yang dikisahkan Alkitab tentang kejadian sekitar 1300 tahun sebelumnya, ternyata terbukti meleset setelah ditemukan mummi raja Fir’aun yang telah dinyatakan musnah oleh Alkitab. Tentu tidak mungkin Tuhan yang membuat pernyataan dalam Alkitab yang menyatakan tubuh Fir’aun telah dimusnakan, karena sejarah membuktikan tubuh Fir’aun diselamatkan utuh.
3. Orientalis hanya bisa menuduh, Muhammad saw dituduh telah membuat Al-Qur’an dengan menyontek Alkitab, tentu tuduhan semacam ini sangat tidak ilmiah, karena telah terbukti Alkitab telah salah mengisahkan tubuh utuh Fir’aun, sementara Al-Qur’an sangat akurat dalam mengisahkannya. Apa yang dicontek ?
Demikianlah uraian dari kami, semoga dapat menambah keimanan kita kepada Allah SWT, dan semoga kita senantiasa memperhatikan bukti-bukti kemukjizatan Al-Qur’an yang terbentang luas dalam segala disiplin ilmu.
Akhirul kata, semoga menambah keimanan kita, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuhu.



Menakjubkan: Nama “Allah” dan “Muhammad” Tertulis di Berbagai Penjuru Semesta (Revised)

Menakjubkan: Nama “Allah” dan “Muhammad” Tertulis di Berbagai Penjuru Semesta (Revised)
AJAIB dan menakjubkan!! Lafadz-lafadz “Allah” dan “Muhammad” ditemukan tertulis di berbagai penjuru alam semesta. Sangat jelas, ini semua merupakan bukti kebenaran Al-Qur’an:
“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di segala penjuru bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bahwa Al-Qur’an itu adalah benar.  TIDAKKAH CUKUP BAHWA SESUNGGUHNYA TUHANMU MENJADI SAKSI ATAS SEGALA SESUATU?” (al-Fushilat: 53)
a

1. ALLAH’S NAME APPEARS ON THE OCEANS – Picture from Apollo 11 Shuttle.(Videonya ada, lihat di Youtube).



2. NAMA ALLAH TERBACA DI ATAS AFRIKA




3. KILATAN AURORA DI LANGIT ALASKAN MENULISKAN KATA “ALLAH’ DI ALASKA
Date: October 29, 2003. Place: Gunsight Mountains, 110 miles north of Ancourage, Alaska. Photo courtesy of Calvin Hall. Photo obtained from Yahoo! News Photos.






4. AWAN DI LANGIT MENULISKAN KATA “ALLAH”





5. KATA ALLAH TERBACA DALAM SEBUAH KACANG




6. TULISAN “ALLAH” DALAM SEBUAH TOMAT




7. TULISAN ‘ALLAH’ DALAM SEBUAH SEMANGKA



8. “ALLAH” DITEMUKAN DALAM SEBUAH TERONG DI INGGRIS



9. KULIT JERUK BERTULISKAN KATA “MUHAMMAD”




10. KATA “ALLAH” DALAM TERONG KETIKA DIBELAH



11. DALAM SEKERAT DAGING DI LEICESTER, INGGRIS



12. POHON KAKTUS (1)



13. POHON KAKTUS (2)




14. GELOMBANG TSUNAMI DI SRILANGKA MENULISKAN KATA “ALLAH”





15. LEBAH MENULISKAN KATA “ALLAH” DI SARANGNYA: “Dan Tunanmu mewahyukan kepada lebah, “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia” (An-Nahl: 68).



16. SEKUMPULAN SEMUT MENULISKAN KATA “ALLAH” DIANTARA LUBANGNYA




17. KALIMAH THAYYIBAH PADA SAYAP BELALANG




18. LAFADAZ ALLAH PADA BADAN KUCING DI TANGERANG JABAR



19. DAHAN POHON BERCABANG KATA “ALLAH”





20. DITEMUKAN RANTING-RANTING LIAR MEMBENTUK KATA “ALLAH”









21. KATA “ALLAH” JELAS TERTULIS PADA BUNGA LILY


22.TULISAN “ALLAH” DAN “MUHAMMAD” DITEMUKAN PADA PERMUKAAN KULIT TELUR






Saya masih punya banyak gambar lagi, tapi untuk membuktikan kebenaran Allah, ini sudah lebih dari cukup.
SEMOGA KITA TERGUGAH AKAN KEBESARAN ALLAH DAN KEBENARAN YANG DITUNJUKKANNYA INI SEMUA. MASIH ADAKAH RUANG KERAGUAN TERHADAP KEBENARAN ISLAM?? ALLAH SUDAH MENUNJUKKAN BUKTI-BUKTINYA YANG SANGAT JELAS INI!!
“Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan di apa yang ada di bumi dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (Al-Hasyr: 1). Terlalu jelas… terlalu nyata!!

LELAKI YANG BAIK UNTUK PEREMPUAN YANG BAIK,BEGITUPUN SEBALIKNYA...

Allah S.W.T berfirman,"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)" .(Qs.an-Nur':26)


Telah tercatat namamu untukku di Loh Mahfuz. Juga telah tercatat namaku untukmu sejak azali lagi. Hanya Allah yang tahu, tak siapa di antara kita yang tahu..


Aku untuk menulis sebuah warkah khas untukmu yang lahir dari sudut hati ini.. Hanya untukmu.. Yang Allah telah jadikan engkau dari tulang rusukku..


Maafkan aku jika warkah ini tak sehebat yang engkau harapkan.. Aku bukanlah lelakiyang sehebat Saidina Umar, bukan sekacak Nabi Yusuf, bukan seteguh cinta kasih Adam untuk Hawa..


Aku masih tertanya-tanya siapakah dirimu yang Allah telah ciptakan sebagai peneman hidupku, pelengkap hidupku, pembimbingku, sayap kiri kepadaku, pembantu keluargaku serta ibu kepada anak-anakku nanti..


Siapakah dirimu ? Yang mana satukah dirimu ? Adakah kau sudah hadir dalam hidupku ? Adakah kau belum hadir dalam hidupku ? Adakah kita pernah bersama dan sudah berpisah ? Mungkinkah kau akan hadir kembali dalam hidupku ? Hanya Allah yang tahu.. Pengetahuan Allah meliputi seluruh alam..

Pertama sekali, aku ingin memohon maaf darimu. Mungkinkah kau akan memaafkanku ? Aku sepatutnya menjaga diriku, akhlak ku, menutup pintu aib dengan sempurna, memelihara diriku, seluruh kehormatanku hanya untukmu. Di dunia yang tanpa sempadan ini, kadang kala aku tewas.
Aku terpengaruh dengan maksiat di sekeliling.. Seringkali aku berfikir, masihkah kau akan menerima diriku yang penuh dengan dosa noda ini ? Aku pasti, semestinya kau mengharapkan seorang lelaki yang suci, yang hatinya belum di isi oleh mana-mana wanita, yang dirinya belum di sentuh oleh mana-mana wanita walaupun hujung jari..


Andainya aku dapat ulang semula waktu zaman remajaku dulu, pasti akan terpelihara segala milikku hanya untukmu.. Diriku.. bukan seindah segar yang kau harapkan.. Untukku persembahkan,

menghadiahkan padamu sebagai lambang sucinya cintaku padamu..

Alangkah indahnya jika kau boleh menerima diriku seadanya. Alangkah indahnya jika kau mengatakan “usah dipersoalkan keterlanjuran di masa silam.. Aku sedia menerimamu seadanya sebagai isteriku.. Kerana kita hanya insan biasa.. Aku tak pernah menyesal memilihmu” Terima kasih dan segala sujud syukur pada Ilahi yang telah membuka hatimu untukku dan menerima diriku seadanya..

Sayangku.. Kasihku.. Cintaku.. Hatiku.. Rinduku.. Kata-kata indah ini sepatutnya hanya aku ucapkan padamu. Hanya kau yang berhak, yang selayaknya menerima kata-kata cintaku, ayat-ayat cinta dariku. Maafkan aku jika kau bukan yang pertama aku ucapkan kata-kata sebegini. Maafkan aku.. Sungguh, aku telah mudah mengucapkan kata-kataku pada orang lain yang pasti bukan milikku. Maafkan aku bakal isteriku.. Sepatutnya aku simpan semua kata-kata romantis itu hanya untukmu, hanya untuk dipersembahkan pada hari-hari selepas aku di ijab Kabul denganmu.. Kata-kata yang terlalu berharga, yang lahir dari hati yang ikhlas.


Maafkan aku lagi jika kau bukan yang pertama yang bertakhta di hati ini. Maafkan aku. Aku tak berniat nak membiarkan dia yang bukan untukku berada dalam hatiku. Ia datang tanpa dapat aku mengawalnya.. Maafkan aku kerana sudah tersalah memberi cinta pada orang lain, sedangkan cinta ini, hati ini hanya layak untukmu.. Hanya milikmu.. Maafkan aku.. Dalam perjalanan untuk bertemu denganmu, aku tergelincir di saat ingin mendaki ke puncak mahligai kita.. Aku di heret oleh sifat rakus wanita yang mengaburi mataku. Di mana kau pada waktu itu ? Di mana kau untuk melindungiku ? Adakah kau juga turut sama membiarkan aku lalai, leka dengan syaitan yang bertopengkan manusia ? Adakah kau saja membiarkan aku begitu dan juga merasai mempergunakan aku ? Jika tidak, Di mana kau untuk mempertahankan aku dari mereka ? Jika kau tahu, apakah tindakanmu untuk menghalang mereka dari terus mengheret aku ke lembah kemaksiatan ? Mengapa kau biarkan aku diperlakukan sebegitu, mengapa kau membiarkan seorang dari mereka menghancurkan hati ini, melukakan hati ini, mengguris hati ini, mengecewakan hati ini, mencincang hati ini tanpa belas kasihan ? Di mana kau bakal isteriku…


Aku tak mengharapkan kesempurnaan darimu. Aku tak mengharapkan paras rupa sehebat Aisyah dan seteguh Zulaikha. Aku tak mengharapkan harta bertimbun darimu, biarlah ianya semua bersederhana. Apa yang paling penting aku harapkan ialah agamamu. Itu yang paling aku harapkan. Kelak nanti, kau yang akan membantuku, anak-anakku menuju ke Jannah. Jika kau tak mendidik keluarga kita dengan ajaran agama sebaiknya, kelak musnahlah kehidupan anak-anak kita.
Indahnya bila kita dapat beribadat bersama-sama. Solat berjemaah, Solat-solat sunat, Tahajud Cinta di Sepertiga Malam, Puasa Sunat, Membaca Al-quran, Membaca Tafsir, Menghidupkan bacaan hadith dalam rumah kita. Pasti indah bila semuanya di lakukan bersama. Aku memerlukanmu, selama ini aku keseorangan mengamalkan semua itu. Kadangkala juga aku tidak mempunyai kekuatan untuk mengamalkan semua tu, aku lemah, ada yang aku tertinggal, aku tak istiqamah. Aku menzalimi diri aku sendiri. Jika kau bersamaku, pasti kau akan memberi semangat padaku, mengingatkanku, menasihatiku..


Maafkan aku semaaf-maafnya jika permintaanku ini sungguh keterlaluan. Salahkah aku mengimpikan rumahtangga yang di redhai Allah, di berkati Allah ? Salahkah aku ingin mengecapi manisnya iman bersamamu dan zuriat kita ? Aku mengimpikan sebuah keluarga yang bahagia, yang berlandaskan syariat, yang bersandarkan pada Ilahi. Aku tak sanggup melihat keluarga yang akan terbina nanti akan kucar-kacir..


“keluarga yang soleh bermula dari hubungan yang suci”


Bagaimana nak menghasilkan sebuah keluarga yang soleh jika hubungan sebelum akad pun sudah di kotori dengan dosa noda, titik-titik hitam, debu-debu kekotoran ? Ku mengharapkan hubungan yang suci denganmu sebelum akad. Jika kau sudah pasti, sudah mendapat petunjuk bahawa benar aku adalah untukmu, dekatilah aku dengan cara yang baik, dengan cara yang halal, dengan penuh hikmah.Aku tahu kau juga tahu apakah cara yang paling baik itu. Aku tak ingin hubungan ini di cemari dengan benda-benda lagha. Selagi kita belum disatukan dalam ikatan yang sah, selagi itu kita tak sepatutnya bercakap melalui telefon, ber ‘sms’ , berjumpa bertentangan mata, menjeling antara satu sama lain.

Kita hamba Allah yang tak pernah terlepas dari melakukan kesilapan. Aku juga begitu. Maka, segeralah bertaubat. Lakukanlah solat sunat taubat. Aku juga begitu, sentiasa melakukan dosa. Tak siapa tahu jika kesalahan yang pernah aku lakukan lebih besar darimu. Aku sedia menerimamu. Yang lepas biarlah lepas. Asalkan kau betul-betul menginsafi diri dan berazam tidak akan melakukannya lagi. Kerana kau pelengkap diriku, aku juga pelengkap dirimu..


Aku di sini.. Aku tahu kau memerlukanku.. Dan aku juga memerlukanmu.. Aku masih menunggumu.. Sabar menanti.. Kita sama-sama memerlukan antara satu sama lain..


Itulah janji Allah S.W.T buat semua manusia seperti mana ayat diatas tadi. Seandainya kita menginginkan isteri atau suami yang baik, kita haruslah terlebih dahulu menjadi seorang yang baik. Tak mungkin seorang yang baik akan mendapatkan wanita yang tidak baik atau sebaliknya. Seandainya anda masih meragui kalimah ilahi, kalimah siapakah lagi yang tinggal untuk anda ikuti?


**Dari hati yang tulus ikhlas.. hanya untukmu.. Bakal isteriku yang aku belum tahu siapakah dirimu yang sebenarnya..

DARI JUNJUNGAN,TUAN MENJADI TUHAN..?

Semua sumber doktrin kristen adalah Alkitab, sehingga jika ada satu saja
ayat dalam Alkitab tidak dipercayai maka dia kafir! Seperti kata seorang kristen Fundamentalis, Jimmy Swargard bahwa jika ada penyisipan dalam
Alkitab walaupun satu ayat saja, maka kita tidak bisa menerima kitab tersebut sebagai firman Tuhan.


Tetapi anda tidak perlu kawathir, karena semua ayat-ayat Alkitab yang akan
dipakai disini adalah bukan suatu penyisipan yang dimaksud.

Orang - orang kristen selalu mengatakan, Tuhan Yesus, Tuhan Yesus.

Sebenarnya apa yang membuat mereka mengatakan demikian ? Tidak lain adalah
karena mukjizat yesus yang dimilikinya seperti :

Penyembuhan :
(Matius 8:1-4) , (Markus 2:1-12), (Lukas 5:12-16)

Pengusiran setan :
(Matius 8 : 28-34), (Markus 5:1-20), (Lukas 8:26-39)

Mengendalikan alam :
(Matius 8:23-27), (Markus 4:35-41), (Lukas 8:22-25)


Menghidupkan Orang Mati:
(Markus 5:21-43),  (Lukas 7:11-17),  (Lukas 8:40-56)

Padahal semua Mukjizat yang diberikan kepada yesus adalah Berasal dari

Allah, tidak percaya ? Tanyakan kepada Yesus :


"Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa
di sorga dan di bumi. " (Matius, 28: 18).

Jikalau demikian, Al-Qur'an pun mencatatnya :

"(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan
ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis,
hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup
kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak
dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup)
dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka
keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata."[QS. 5 :110]


Dengan Izin Allah, artinya diberikan kepada Yesus dari Allah.


Stop! Tetapi Yesus sendiri pernah mengakui bahwa dia adalah Tuhan! Mari kita
lihat ayatnya :

"Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan".[Yoh 13:13]


Memang Yesus mengakui dirinya Guru dan Tuhan, tapi benarkah demikian ? Mari
kita lihat beberapa terjemahan Alkitab untuk Yoh 13:13 :

TB Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
BIS Kalian memanggil Aku Guru dan Tuhan. Dan memang demikian.

FAYH Kalian memanggil Aku 'Guru' dan 'Tuhan'. Benarlah kata kalian itu,
karena memang demikianlah halnya.

DRFT_WBTC Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan. Dan perkataanmu itu tepat.
Memang Akulah Guru dan Tuhan.

TL Kamu ini memanggil Aku Guru dan Tuhan, maka betullah katamu itu, karena
Akulah Dia.

KSI Kamu menyebut Aku Guru dan Junjungan. Memang sepatutnyalah demikian,
karena Aku adalah Guru dan Junjungan.

DRFT_SB Adapun kamu menyebutkan aku guru dan Rabbi, maka patutlah katamu
itu, karena akulah dia.

BABA Kamu triak sahya 'Guru' dan 'Tuhan:' dan patut juga kamu kata bgitu;
kerna sahya-lah dia.

KL1863 {Mat 23:8,10; 1Ko 8:6; 12:3; Fil 2:11} Kamoe panggil sama akoe Goeroe
dan Toehan; betoel katamoe, karna akoe dia.

KL1870 Bahwa akoe dipanggil olihmoe goeroe dan toewan, maka benarlah
bagitoe, karena akoelah dia.

DRFT_LDK Kamu 'ini menjebut 'aku guruw dan Tuhan, dan kamu berkata betul 2;
karana 'aku 'ada dija 'itu.

ENDE Kamu memanggil Aku Guru dan Tuan. Dan tepatlah demikian, sebab memang
itulah Aku!

TB_ITL_DRF /Kamu  menyebut  Aku  Guru  dan
Tuhan , dan  katamu  itu tepat , sebab  memang

Akulah  Guru dan Tuhan.*
TL_ITL_DRF Kamu  ini memanggil  Aku  Guru  dan Tuhan , maka  betullah  katamu  itu, karena
 Akulah Dia.

Fakta dari terjemahan diatas yang paling mendasar adalah ada yang

menyebutkan Tuhan dan Tuan.  Hal ini akan sangat mudah di cocokkan dengan
ayat selanjutnya yaitu Yoh 13:16

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.[Yoh
13:16]

Mana yang lebih tepat untuk melengkapi Yoh 13:16 ? Tuhan atau Tuan ?

Bukti Lain dari Alkitab adalah Ayub:

Bagaimana manusia benar di hadapan Allah? (Ayub 25:4 )

dan bagaimana orang yang dilahirkan perempuan itu bersih?(Ayub 25:4 )


Alkitab mengatakan bahwa siapapun yang dilahirkan oleh perempuan tidaklah
Bersih! Siapa yang dilahirkan Perempuan ? Biarkan Alkitab menjawab :

Dan ketika genap dalapan hari dan la harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus ,yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum la dikandung ibu-Nya"(Lukas,
2: 21).

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes,
datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem [Matius 2:1.]


Ternyata menurut Alkitab Yesus dikandung Oleh Ibunya dan dilahirkan oleh
perempuan.Mari kita liat ayat selanjutnya :

"Sesungguhnya, bahkan bulanpun tidak terang dan bintang-bintangpun tidak
cerah di mata-Nya"(Ayub 25 :5)


Bintang dan Bulan tidak ada apa-apanya dimata Allah.


"Lebih-lebih lagi manusia, yang adalah berenga, anak manusia, yang adalah
ulat!" (Ayub 25:6)

Kata Alkitab Manusia itu Berenga! anda tau berenga ? Belatung! yang biasanya

ada di kotoran manusia, di bangkai manusia dan binatang! itu Belatung! Saya
dan Anda tidak lebih dari Belatung Kata Allah, Tetapi. terkecuali Anak
Manusia, Anak Manusia dikatakan Ulat, lebih tinggi sedikit dari pada
Belatung, ini suatu perbuatan khusus oleh Allah, Taukah anda siapa Anak
Manusia ? Biarkan Alkitab menjawab :


Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai
sarang, tetapi anak manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala
Nya. " (Matius, 8: 20).


"Kemudian anak manusia datang, ia makan dan minum, dan mereka berkata:
Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum.. " (Matius 11: 19).

Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang
lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai
mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.[Matius 10:23]

".apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak", Jawab Yesus: ".kamu akan
melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa.." [Matius
26:63-64]

Yesus dan murid-murid-Nya bersama-sama di Galilea, Ia berkata kepada mereka:
"Anak Manusiaakan diserahkan ke dalam tangan manusia"[ Matius 17:22]


Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam,
demikian juga Anak Manusiaakan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga
malam.[Matius 12:40]


Ternyata Anak manusia tidak Lain dan tidak bukan Adalah Yesus! Jika Alkitab
sudah mengatakan demikian, Lalu siapa yang berani membantahnya ?

Kesimpulan :


1. Yesus dilahirkan oleh perempuan, dan menurut Alkitab dia tidaklah Bersih


2. Yesus adalah Anak Manusia, dan menurut Alkitab dia adalah Ulat


Lalu Apa Yang membuat Yesus Menjadi Tuhan ?


"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau,
satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau
utus." [Yohanes 17:3]


"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah
ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani
Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang
mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan
kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang
zalim itu seorang penolongpun.[QS 5:72]

Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah
berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar,
kedua-duanya biasa memakan makanan Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan
kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian
perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami
itu)[QS. 5:75]






Wassalam,
Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah  beriman semua orang yang di muka
bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa  manusia supaya mereka
menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? Dan tidak ada seorangpun akan
beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada
orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya. (Qs.10:99-100)

BUKTI KEBENARAN AL-QURAN SBG FIRMAN ALLAH DI BUKTIKAN OLEH UMAT KRISTEN

Assalamualaikum
Warahmatullahi
Wabarakatuh....

Saya baru sahaja menemukan bukti kebenaran al'quran sbg firman Allah,bukti ini malah di tunjukan oleh umat kristen sendiri yg ingin membiktikan bhwa yesus tidaklah konyol yg mengutuk pohon ara padahal bukan musimnya,,,, ayat tsb trnyata ada hubungannya dg [Qs.Al-Maidah.78] yg berbunyi sbb:

surah / surat : Al-Maidah Ayat : 78
Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan 'Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas.

dari ayat di atas maka akan timbul pertanyaan,, dari mana Nabi Muhammad SAW tau Nabi Isa a.s/yesus pernah mengutuk bangsa yahudi..? apakah ada buktinya..?

lantas apa hubunganya dg yesus yg kecewa dan mengutuk poohon ara..?

* Markus 11:12-14
11:12 Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar.

11:13 Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara.

11:14 Maka kata-Nya kepada pohon itu: "Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!" Dan murid-murid-Nya pun mendengarnya.

Ternyata yg di maksud pohon ara adalah bansa yahudi[Hosea 9:10],, ayat diatas baru bisa di tafsirkan oleh seorang pendeta yg bergelar doktor yg bernama Dr.WM Christie, Palestine Calling, London 1939, p 118-120

______________________________________________________________________________


Nah dri pada saya ngemeng panjang lebar saya copasin sahaja yaa artikel dari blog kristen,, biarkan kristen yang membuktikan,,,

SUMBER:
http://www.sarapanpagi.org/57-pengutukan-pohon-ara-vt1157.html


Bukankah tidak masuk akan untuk mengutuk pohon ara itu karena tidak berbuah sebab seperti kata Markus memang mukan musim buah ara?
Problem ini telah bisa diatasi dengan sangat memuaskan dalam diskusi mengenai "Pohon Ara yang Tidak Berbuah" yang dipublikasikan bertahun-tahun yang lalu oleh WM Christie. Ia adalah seorang pendeta Gereja Skotlandia di Palestina yang berada dibawah pengawasan pemerintahan Kerajaan Inggris.
Pertama-tama ia menunjukkan dimana kejadian itu berlangsung [kalau Tuhan Yesus disalib pada tanggal 3 April tahun 30 Masehi (tanggal 14 Nisan tahun 3790 kalender Yahudi), maka kejadian itu berlangsung pada hari-hari pertama bulan April].
"Maka", tulis Dr. Christie, :

"Fakta-fakta yang bertalian dengan pohon ara ialah sebagai berikut. Menjelang akhir Maret, daun-daun mulai bersemi dan dalam waktu kira-kira satu minggu, penuhlah pohon itu dengan daun. Bersamaan dengan ini, atau bahkan kadang-kadang lebih awal, muncullah kuntum-kuntum buah yang kecil. Ini belum merupakan buah ara yang sesungguhnya, tetapi merupakan buah ara pendahulu. Kalau besarnya sudah seperti buah almond hijau, maka buah itu bisa dimakan oleh petani atau siapa saja yang lapar. Bila buah pendahulu itu sudah mencapai taraf kemasakannya, buah ini akan rontok sendiri" (WM Christie, Palestine Calling, London 1939, p 118-120)

Dalam Ensiklopedia Britanica di bab "Pohon Ara", menulis demikian

" yang paling primitif adalah Ara Capri, pada umumnya dikenal sebagai jenis buah ara yang dapat dimakan. Pohon ara capri berbuah tiga kali pada setiap musim pertumbuhan-nya. yang pertama adalah buah musim semi (profichi), kedua buah musim panas (mammoni) dan ketiga buah musim dingin (mamme)".


Untuk pembaca awam, yang mungkin menganggap aneh mengapa Yesus mencari buah ara ketika pada saat itu bukan musim berbuah. Dia sebenarnya tidak mengharapkan adanya buah, tetapi sesuatu yang lain.

Perhatikan dalam pasal 13, Yesus tidak mengharapkan menemukan buah ara, tetapi ia mencari "sesuatu" (Yunani, "τις - tis" . Kemungkinan yang dicari adalah tipe Mamme. yang dapat diharapkan masih ada hingga akhir musim dingin menuju musim semi. Atau juga yang dimaksud oleh Dr Christie yang ia istilahkan dengan "buah ara pendahulu" (sebelum adanya profichi). Untuk diingat bahwa pohon ara adalah termasuk salah satu makanan utama/dasar di Timur tengah. Yesus tidak menemukan "sesuatu" untuk dimakan di pohon tersebut dan Ia mengutuk-nya.

Kalau keterangan diatas ini merupakan makna yang sebenarnya dari kata-kata Tuhan Yesua, mengapa ada orang-orang tertentu yang menganggap kejadian tersebut mempunyai arti khusus? Karena memang ada arti khusus-nya. Seperti dicatat oleh Markus, perumpamaan ini merupakan kejadian sesungguhnya.

Peristiwa ini bukan kasus kekecewaan Yesus,yang mengakibatkan ungkapan ketidaksabaran. Hal ini adalah pelajaran iman yang sangat besar dan tak terlupakan oleh Anak Manusia tentang JANGANlah tidak berbuah.

Pohon ara adalah lambang bangsa Yahudi, yang berlimpah-limpah dalam daun-daun pekerjaan keagamaan, tapi mandul dalam buah-buah kebenaran. Pengutukan pohon itu menubuatkan nasib para pembesar Yahudi, yang saat itu siap untuk menolak Mesias mereka. Israel Memang diumpamakan dengan pohon ara.


* Hosea 9:10
Seperti buah-buah anggur di padang gurun Aku mendapati Israel dahulu; seperti buah sulung sebagai hasil pertama pohon ara Aku melihat nenek moyangmu. Tetapi mereka itu telah pergi kepada Baal-Peor dan telah membaktikan diri kepada dewa keaiban, sehingga mereka menjadi kejijikan sama seperti apa yang mereka cintai itu.


-----


Tindakan Yesus Kristus melambangkan hukuman yang akan datang atas Israel yang tidak percaya. Israel diumpamakan dengan pohon ara dalam Hosea 9:10, suatu bagian tentang hukuman karena melanggar penjanjian Allah.

Ada 2 pelajaran utama yang dapat kita pelajari dari kisah ini. di dalam pasal 14 kita membaca Yesus mengutuki pohon: "Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya!" (Markus 11:14)

Pelajaran pertama yaitu, Pengikut Kristus harus memproduksi buah-Roh. Kegagalan melakukan ini akan mengakibatkan kutukan akhir yaitu dicampakkan ke dalam lautan api. Matius 25:14-30.

Pelajaran kedua, tentang percaya/ iman bahwa Yesus berkuasa. Kita baca dalam di dalam :

* Markus 11:20-24
11:20 Pagi-pagi ketika Yesus dan murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon ara tadi sudah kering sampai ke akar-akarnya.
11:21 Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus: "Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering."
11:22 Yesus menjawab mereka: "Percayalah kepada Allah!
11:23 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.
11:24 Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.


Tuhan memberikan investasi kepada umat yang dipanggil-Nya. Dia memberikan mereka harta yang berharga yaitu Roh Kudus dan dia mengharapkan pengikutNya untuk menggunakannya dan bertumbuh dalam karakter spiritual.


-----


Pelajaran yang terkandung peristiwa pengutukan pohon ara dalam Markus 11 ini, sama dengan pelajaran yang terkandung dalam perumpamaan yang dicatat dalam Lukas mengenai Perumpamaan tentang pohon ara yang tdak berbuah :


* Lukas 13:6-9
13:6 Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya.
13:7 Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!
13:8 Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya,
13:9 mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"


Didalam perumpamaan itu dikisahkan seorang pemilik kebun anggur datang selama tiga tahun berturut-turut untuk mencari buah pohon ara yang tumbuh di kebunnya. Tetapi tahun lepas tahun lewat dan ternyata pohoj ara itu tidak berbuah. Maka ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu untuk menebang pohon ara itu karena pohon itu hidup di tanah itu dengan percuma.

Maka Tuhan Yesus jelas-jelas menggunakan pohon ara sebagai simbol ketika Ia mengajar. KutukanNya pada pohon ara yang tidak menghasilkan buah itu sesungguhnya adalah kutukan terhadap orang-orang Yahudi dan kematian rohani mereka. Pohon ara juga dipakai dalam bagian lain dari Alkitab sebagai lambang para pemimpin (Hakim-hakim 9:10-11). Perhatikanlah konteksnya yakni Kristus mensucikan Bait Allah (Markus 11:15-17) dan kutipan-Nya dari Yesaya 56:7 dan Yeremia 7:11.


Didalam kedua perumpamaan ini , baik yang merupakan kejadian sebenarnya maupun yang berupa sebuah perumpamaan, tanpa kesukarang bisa ditarik kesimpulan bahwa pohon ara itu menggambarlkan Istael. Orang-orang Yahudi yang tak mau menerima Tuhan Yesus datang membawa pesan Allah. Sikap mereka itu mengakibatkan kehancurannya. Di bagian lain Lukas mencatat bagaimana Tuhan Yesus menangisi kota Yerusalem. Kota Yerusalem sebagai pusat dari Israel yang tidak mengerti apa yang perlu bagi kesejahteraannya yang sesungguhnya. Ia menubuatkan kehancuran kota itu "karena engkau tidak mengetahui saat bilamana Allah melawat engkau" (Lukas 19:41-44).

Dalam implikasi kehidupan kita sekarang ini, Gereja/ jemaat bisa juga digambarkan sebagai pohon yang sedang bertumbuh; maka jika jemaat itu tidak ada buahnya, jemaat digambarkan seperti Pohon ara yang tidak pernah berbuah.



Blessings in Christ,
BP
April 26, 2007



Sumber :
- FF Bruce, Ucapan Yesus yang Sulit, SAAT Malang, p 236
- WM Christie, Palestine Calling, London 1939, p 118-120

_______________________________________________________________________________

KEMBALI KE LAPTOP GAN:

surah / surat : Al-Maidah Ayat : 78
Telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan 'Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas.

KESIMPULAN:

DARI MANA MUHAMMAD TAU YESUS PERNAH MENGUTUK BANGSA YAHUDI KALO BUKAN DARI FIRMAN ALLAH..?

SEMENTARA MARKUS 11:12-14 BARU BISA DI TAFSIRKAN OLEH SEORANG PENDETA YG BERGELAR DOKTOR,, TAHUNNYA JG TERTULIS PADA TAHUN 1939..?,,,,  KATANYE MUHAMMAD BUTA HURUF KOK LEBIH DULU TAU YA DARI SEORANG DOKTOR..? HEHEHEHE....

KENAPA JG YAAA MUHAMMAD KOK LEBIH DULU TAU DARI UMAT KRISTEN SENDIRI..? HEHEHEHE


Di dalam debat fb saya pernah menyodorkan [Qs.Al-Maidah.78] kpd seorang kristen tp saya malah di tanya balik "MANA BUKTI YESUS PERNAH MENGUTUK BANGSA YAHUDI DI DLM ALKITAB..? saya pun cuma diam,, dan di maki2 katanya Al-quran tukang fitnah,memutar balikan fakta,, trnyata si kristen jg buta alkitab rupanya.. hahahahahaha


Wassalamualaikum
Warahmatullahi
Wabarakatuh...